Tabel karakter ASCII

Itu ASCII (American Standard Code for Information Informasi) Tabel Karakter adalah sistem pengkodean standar yang digunakan dalam komputer, peralatan komunikasi, dan perangkat elektronik lainnya untuk mewakili karakter teks. Setiap karakter diberi unik 7-bit (0-127) atau Extended 8-bit (128-255) kode biner, memungkinkan pemrosesan data yang mulus dan komunikasi antar sistem. Tabel ini berfungsi sebagai referensi cepat untuk pemrogram, pengembang, dan penggemar elektronik yang bekerja dengannya Pengkodean teks, komunikasi serial, dan penanganan data berbasis karakter. Di bawah, Anda akan menemukan bagan karakter ASCII yang lengkap, termasuk Kontrol karakter, karakter yang dapat dicetak, dan kode ASCII yang diperluas.

Dec

Hex

Biner

Html

Arang

0

00

00000000

Nul

1

01

00000001



Soh

2

02

00000010



Stx

3

03

00000011



ETX

4

04

00000100



Eot

5

05

00000101



Enq

6

06

00000110



ACK

7

07

00000111



Bel

8

08

00001000



BS

9

09

00001001

Ht

10

0a

00001010

Lf

11

0b

00001011

Vt

12

0c

00001100

Ff

13

0d

00001101

Cr

14

0e

00001110



JADI

15

0F

00001111



Si

16

10

00010000



Dle

17

11

00010001



Dc1

18

12

00010010



Dc2

19

13

00010011



Dc3

20

14

00010100



Dc4

21

15

00010101



Nak

22

16

00010110



Syn

23

17

00010111



Etb

24

18

00011000



BISA

25

19

00011001



Em

26

1a

00011010



SUB

27

1b

00011011



Esc

28

1c

00011100



FS

29

1d

00011101



GS

30

1e

00011110



Rs

31

1f

00011111



KITA

32

20

00100000

ruang angkasa

33

21

00100001

!

!

34

22

00100010

"

"

35

23

00100011

#

#

36

24

00100100

$

$

37

25

00100101

%

%

38

26

00100110

&

&

39

27

00100111

'

'

40

28

00101000

(

(

41

29

00101001

)

)

42

2a

00101010

*

*

43

2b

00101011

+

+

44

2c

00101100

,

,

45

2d

00101101

-

-

46

2e

00101110

.

.

47

2f

00101111

/

/

48

30

00110000

0

0

49

31

00110001

1

1

50

32

00110010

2

2

51

33

00110011

3

3

52

34

00110100

4

4

53

35

00110101

5

5

54

36

00110110

6

6

55

37

00110111

7

7

56

38

00111000

8

8

57

39

00111001

9

9

58

3a

00111010

:

:

59

3b

00111011

;

;

60

3c

00111100

<

61

3d

00111101

=

=

62

3e

00111110

>

63

3f

00111111

?

?

64

40

01000000

@

@

65

41

01000001

A

A

66

42

01000010

B

B

67

43

01000011

C

C

68

44

01000100

D

D

69

45

01000101

E

E

70

46

01000110

F

F

71

47

01000111

G

G

72

48

01001000

H

H

73

49

01001001

I

SAYA

74

4a

01001010

J

J

75

4b

01001011

K

K

76

4c

01001100

L

L

77

4d

01001101

M

M

78

4e

01001110

N

N

79

4f

01001111

O

HAI

80

50

01010000

P

P

81

51

01010001

Q

Q

82

52

01010010

R

R

83

53

01010011

S

S

84

54

01010100

T

T

85

55

01010101

U

U

86

56

01010110

V

V

87

57

01010111

W

W

88

58

01011000

X

X

89

59

01011001

Y

Y

90

5a

01011010

Z

Z

91

5b

01011011

[

[

92

5c

01011100

\

\

93

5d

01011101

]

]

94

5e

01011110

^

^

95

5f

01011111

_

_

96

60

01100000

`

`

97

61

01100001

a

A

98

62

01100010

b

B

99

63

01100011

c

C

100

64

01100100

d

D

101

65

01100101

e

e

102

66

01100110

f

F

103

67

01100111

g

G

104

68

01101000

h

H

105

69

01101001

i

Saya

106

6a

01101010

j

J

107

6b

01101011

k

k

108

6c

01101100

l

l

109

6d

01101101

m

M

110

6e

01101110

n

N

111

6f

01101111

o

Hai

112

70

01110000

p

P

113

71

01110001

q

Q

114

72

01110010

r

R

115

73

01110011

s

S

116

74

01110100

t

T

117

75

01110101

u

u

118

76

01110110

v

v

119

77

01110111

w

w

120

78

01111000

x

X

121

79

01111001

y

y

122

7a

01111010

z

z

123

7b

01111011

{

{

124

7c

01111100

|

|

125

7d

01111101

}

}

126

7e

01111110

~

~

127

7f

01111111



Del

128

80

10000000

-

€

129

81

10000001

-



130

82

10000010

-

‚

131

83

10000011

-

ƒ

132

84

10000100

-

„

133

85

10000101

-

…

134

86

10000110

-

†

135

87

10000111

-

‡

136

88

10001000

-

ˆ

137

89

10001001

-

‰

138

8a

10001010

-

Š

139

8b

10001011

-

‹

140

8c

10001100

-

Œ

141

8d

10001101

-



142

8e

10001110

-

Ž

143

8f

10001111

-



144

90

10010000

-



145

91

10010001

-

‘

146

92

10010010

-

’

147

93

10010011

-

“

148

94

10010100

-

”

149

95

10010101

-

•

150

96

10010110

-

–

151

97

10010111

-

—

152

98

10011000

-

˜

153

99

10011001

-

™

154

9a

10011010

-

š

155

9b

10011011

-

›

156

9c

10011100

-

œ

157

9d

10011101

-



158

9e

10011110

-

ž

159

9f

10011111

-

Ÿ

160

A0

10100000

 

 

161

A1

10100001

¡

¡

162

A2

10100010

¢

¢

163

A3

10100011

£

£

164

A4

10100100

¤

¤

165

A5

10100101

¥

¥

166

A6

10100110

¦

¦

167

A7

10100111

§

§

168

A8

10101000

¨

¨

169

A9

10101001

©

©

170

A A

10101010

ª

ª

171

AB

10101011

«

«

172

Ac

10101100

¬

¬

173

IKLAN

10101101

­

­

174

AE

10101110

®

®

175

Af

10101111

¯

¯

176

B0

10110000

°

°

177

B1

10110001

±

±

178

B2

10110010

²

²

179

B3

10110011

³

³

180

B4

10110100

´

´

181

B5

10110101

µ

µ

182

B6

10110110

183

B7

10110111

·

·

184

B8

10111000

¸

¸

185

B9

10111001

¹

¹

186

Ba

10111010

º

º

187

Bb

10111011

»

»

188

Bc

10111100

¼

¼

189

Bd

10111101

½

½

190

MENJADI

10111110

¾

¾

191

Bf

10111111

¿

¿

192

C0

11000000

À

A

193

C1

11000001

Á

A

194

C2

11000010

Â

A

195

C3

11000011

Ã

A

196

C4

11000100

Ä

A

197

C5

11000101

Å

A

198

C6

11000110

Æ

Æ

199

C7

11000111

Ç

C

200

C8

11001000

È

È

201

C9

11001001

É

É

202

Ca

11001010

Ê

Ê

203

CB

11001011

Ë

Ë

204

CC

11001100

Ì

SAYA

205

CD

11001101

Í

SAYA

206

Ce

11001110

Î

SAYA

207

CF

11001111

Ï

SAYA

208

D0

11010000

Ð

D

209

D1

11010001

Ñ

N

210

D2

11010010

Ò

HAI

211

D3

11010011

Ó

HAI

212

D4

11010100

Ô

HAI

213

D5

11010101

Õ

HAI

214

D6

11010110

Ö

HAI

215

D7

11010111

×

×

216

D8

11011000

Ø

HAI

217

D9

11011001

Ù

Ù

218

Da

11011010

Ú

Ú

219

Db

11011011

Û

Û

220

Dc

11011100

Ü

Ü

221

Dd

11011101

Ý

Ý

222

De

11011110

Þ

TH

223

Df

11011111

ß

ß

224

E0

11100000

à

A

225

E1

11100001

á

A

226

E2

11100010

â

A

227

E3

11100011

ã

A

228

E4

11100100

ä

A

229

E5

11100101

å

A

230

E6

11100110

æ

Æ

231

E7

11100111

ç

C

232

E8

11101000

è

è

233

E9

11101001

é

é

234

Ea

11101010

ê

ê

235

EB

11101011

ë

ë

236

Ec

11101100

ì

Saya

237

Ed

11101101

í

Saya

238

Ee

11101110

î

Saya

239

EF

11101111

ï

Saya

240

F0

11110000

ð

D

241

F1

11110001

ñ

N

242

F2

11110010

ò

Hai

243

F3

11110011

ó

Hai

244

F4

11110100

ô

Hai

245

F5

11110101

õ

Hai

246

F6

11110110

ö

Hai

247

F7

11110111

÷

÷

248

F8

11111000

ø

Hai

249

F9

11111001

ù

ù

250

Fa

11111010

ú

ú

251

Fb

11111011

û

û

252

Fc

11111100

ü

ü

253

Fd

11111101

ý

ý

254

Fe

11111110

þ

th

255

Ff

11111111

ÿ

ÿ

Tabel Karakter ASCII (American Standard Code for Information Interchange) telah menjadi landasan dalam dunia komputasi dan komunikasi digital sejak awal 1960-an. Dikembangkan untuk menetapkan bahasa umum bagi perangkat elektronik, ASCII menyediakan metode standar untuk merepresentasikan karakter teks melalui kode numerik. Standarisasi ini sangat penting dalam memfasilitasi pertukaran data yang mulus antara berbagai mesin dan sistem, meletakkan dasar bagi lanskap digital yang saling terhubung yang kita jelajahi saat ini. Memahami nuansa tabel ASCII tidak hanya memberikan wawasan tentang signifikansi historisnya tetapi juga menekankan relevansinya yang terus berlanjut dalam teknologi modern.

Pada intinya, tabel ASCII diorganisir secara metodis ke dalam beberapa bagian kunci: karakter kontrol, karakter yang dapat dicetak, dan kode ASCII yang diperluas. Karakter kontrol, yang berkisar dari 0 hingga 31 dan termasuk 127, adalah karakter yang tidak dapat dicetak dan terutama berfungsi sebagai perintah yang mengontrol fungsi perangkat keras, seperti pengembalian kursor, umpan baris, dan operasi kontrol perangkat. Karakter-karakter ini sangat penting untuk mengelola aliran data dan pemformatan dalam aliran teks, terutama dalam sistem dan protokol yang lebih tua. Melangkah lebih jauh dari karakter kontrol, karakter yang dapat dicetak berkisar dari 32 hingga 126, mencakup berbagai simbol, angka, dan huruf yang membentuk dasar data tekstual dalam format digital. ASCII yang diperluas, yang memperluas struktur 7-bit asli menjadi 8 bit, mengakomodasi karakter tambahan untuk mendukung berbagai bahasa dan simbol khusus, memperluas penerapan tabel ini di berbagai konteks budaya dan teknis.

Programmer dan pengembang sering berinteraksi dengan tabel ASCII selama proses pembuatan dan debugging perangkat lunak. Dengan merujuk pada nilai ASCII, mereka dapat memanipulasi data teks, melakukan konversi pengkodean karakter, dan menangani protokol transmisi data dengan lebih presisi. Misalnya, dalam komunikasi serial, kode ASCII memastikan bahwa data teks ditransmisikan dengan akurat antara perangkat, menjaga konsistensi dan mencegah kerusakan data. Selain itu, banyak bahasa pemrograman menyediakan fungsi dan pustaka bawaan yang memanfaatkan nilai ASCII untuk tugas seperti manipulasi string, validasi data, dan menerapkan skema pengkodean kustom. Utilitas praktis ini menyoroti peran integral tabel ASCII dalam upaya pemrograman dasar maupun lanjutan.

Meskipun telah diadopsi secara luas, standar ASCII memiliki keterbatasan, terutama karena rentang 128 karakter yang terbatas, yang tidak cukup untuk merepresentasikan keragaman luas bahasa global dan simbol khusus. Keterbatasan ini mendorong pengembangan sistem pengkodean yang lebih komprehensif seperti Unicode, yang memperluas ASCII dengan menawarkan set karakter dan simbol yang jauh lebih luas untuk mengakomodasi internasionalisasi dan kebutuhan komputasi modern. Namun, ASCII tetap tertanam dalam banyak sistem dan protokol kontemporer, sering kali berfungsi sebagai subset dasar di mana standar pengkodean yang lebih kompleks dibangun. Kesederhanaan dan signifikansi historisnya terus menjadikannya alat yang relevan dan penting bagi mereka yang menyelami seluk-beluk ilmu komputer dan komunikasi digital.

Sebagai kesimpulan, Tabel Karakter ASCII bukan sekadar referensi untuk pengkodean karakter; ini adalah bukti evolusi komunikasi digital dan standar komputasi. Pendekatan terstruktur untuk merepresentasikan karakter teks telah memungkinkan pertukaran data yang konsisten dan dapat diandalkan di berbagai sistem dan perangkat. Seiring kemajuan teknologi dan munculnya standar pengkodean baru untuk mengatasi keterbatasan ASCII, prinsip-prinsip dasarnya terus mempengaruhi dan menginformasikan pengembangan metode representasi data yang lebih canggih. Apakah Anda seorang programmer berpengalaman, pengembang pemula, atau penggemar elektronik, penghargaan mendalam terhadap tabel ASCII memperkaya pemahaman Anda tentang mekanisme dasar dunia digital.

Notice an Issue? Have a Suggestion?
If you encounter a problem or have an idea for a new feature, let us know! Report a problem or request a feature here.